Oracle Database 21c (rilis akhir 2021, dengan dukungan extended hingga 2025–2027) adalah versi inovatif yang memperkenalkan banyak fitur canggih — terutama dalam machine learning, JSON modern, blockchain, dan otomatisasi AI. Meski Oracle 19c tetap menjadi pilihan LTS (Long-Term Support), 21c menjadi laboratorium fitur masa depan yang kini sudah stabil untuk produksi.
Salah satu sorotan utamanya? Oracle membangun AI dan machine learning langsung ke dalam database — tidak perlu ekspor data atau integrasi eksternal.
Mari kita kenali apa itu Oracle Database 21c, fitur barunya, dan cara menggunakannya.
🔹 Apa Itu Oracle Database 21c?
Oracle 21c adalah versi "innovation release" yang dirancang untuk:
- Menguji fitur baru sebelum masuk ke LTS (seperti 23c)
- Memberikan akses awal ke teknologi mutakhir
- Mendukung workload modern: AI, JSON, graph, blockchain
💡 Catatan:
Oracle 21c tidak memiliki versi "Express Edition (XE)".
Tersedia sebagai edisi Enterprise, Standard, dan Autonomous Database di cloud.
🚀 Fitur Baru Utama di Oracle 21c
1. Native Machine Learning dengan AutoML & AI
Oracle 21c menyertakan Oracle Machine Learning (OML) langsung di dalam database. Tidak perlu Python eksternal — kamu bisa latih model langsung dengan SQL dan PL/SQL.
Fitur utama:
- AutoML: Otomatis pilih algoritma terbaik (decision tree, SVM, clustering)
- In-database scoring: Prediksi dilakukan di dalam database, bukan di aplikasi
- OML4SQL & OML4Py: Akses ML via SQL atau Python
Contoh: Prediksi churn pelanggan
-- Buat model otomatis
BEGIN
DBMS_AUTOML.CREATE_MODEL(
model_name => 'CHURN_MODEL',
data_table => 'CUSTOMERS',
target_column => 'CHURN'
);
END;
/
-- Gunakan model untuk prediksi
SELECT customer_id,
PREDICTION(CHURN_MODEL USING *) AS predicted_churn
FROM new_customers;
✅ Keuntungan:
- Data tidak keluar dari database → lebih aman
- Tidak perlu ETL ke sistem eksternal
- Real-time scoring
2. JSON Relational Duality Views
Oracle 21c memperkenalkan Duality Views — sebuah revolusi yang memungkinkan satu objek dilihat sebagai tabel relasional DAN dokumen JSON sekaligus.
Contoh:
CREATE OR REPLACE JSON RELATIONAL DUALITY VIEW customer_view AS
SELECT JSON
{
_id : c.id,
name : c.name,
email : c.email,
orders :
[ SELECT JSON
{
id : o.id,
total : o.total
}
FROM orders o WHERE o.customer_id = c.id
]
}
FROM customers c;
Sekarang kamu bisa:
- Akses sebagai JSON:
GET /customer_view/123 - Akses sebagai tabel relasional:
SELECT * FROM customer_view
💡 Sangat cocok untuk aplikasi modern (mobile, web) yang butuh fleksibilitas JSON + integritas relasional.
3. Blockchain Tables (Immutable Ledger)
Oracle 21c memperkuat blockchain tables — tabel yang tidak bisa diubah atau dihapus setelah data masuk.
Fitur:
- Data otomatis diverifikasi dengan hash chain
- Audit built-in
- Cocok untuk: log keuangan, rekam medis, supply chain
event_time TIMESTAMP,
user_id VARCHAR2(50),
action VARCHAR2(100)
) NO DROP UNTIL 30 DAYS IDLE;
🔒 Data di tabel ini immutable — bahkan DBA tidak bisa menghapusnya.
4. Persistent Memory (PMEM) Support
Oracle 21c mendukung Intel Optane Persistent Memory, yang menggabungkan kecepatan RAM dan ketahanan disk.
Hasilnya:
- Recovery database 10x lebih cepat
- Write latency sangat rendah
- Cocok untuk workload real-time
5. Native Graph Processing
Oracle 21c memperluas Property Graph dengan:
- Query PGQL (graph query language)
- Algoritma bawaan: PageRank, shortest path, community detection
- Integrasi dengan machine learning
Contoh:
MATCH (a)-[r]->(b)
WHERE a.id = 'user_123'
COLUMNS (b.name, r.type)
);
🛠️ Cara Menggunakan Oracle 21c
✅ Opsi 1: Oracle Cloud (Gratis untuk Pemula)
- Daftar akun Oracle Cloud Free Tier
- Buat Autonomous Database (versi 21c tersedia)
- Akses via SQL Developer Web atau OML Notebooks
✅ Opsi 2: On-Premise (Enterprise License)
- Unduh dari Oracle Software Delivery Cloud
- Butuh lisensi resmi (berbayar)
✅ Opsi 3: Docker (Development Only)
docker run -d --name oracle21c -p 1521:1521 container-registry.oracle.com/database/enterprise:21.3.0
⚠️ Hanya untuk development — tidak untuk produksi tanpa lisensi.
🏁 Penutup: Oracle 21c = Database Masa Depan yang Sudah Ada
Oracle Database 21c bukan sekadar update kecil. Ia adalah lompatan besar menuju database modern yang:
- Memahami data (via AI/ML)
- Berbicara bahasa aplikasi modern (JSON, REST)
- Menjamin integritas (blockchain, immutable log)
- Memproses relasi kompleks (graph)
Bagi developer dan DBA, menguasai Oracle 21c berarti siap menghadapi arsitektur aplikasi 2025+.
Karena di masa depan, database bukan hanya tempat menyimpan data — tapi juga tempat menganalisis, memprediksi, dan melindungi.
Komentar
2Tinggalkan Komentar