Hari-hari Kepo

Oracle Database 21c: AI, Machine Learning, dan Inovasi Terbaru dalam Satu Database

28 Dec 2025 4 menit baca
Oracle Database 21c: AI, Machine Learning, dan Inovasi Terbaru dalam Satu Database

Oracle Database 21c (rilis akhir 2021, dengan dukungan extended hingga 2025–2027) adalah versi inovatif yang memperkenalkan banyak fitur canggih — terutama dalam machine learning, JSON modern, blockchain, dan otomatisasi AI. Meski Oracle 19c tetap menjadi pilihan LTS (Long-Term Support), 21c menjadi laboratorium fitur masa depan yang kini sudah stabil untuk produksi.

 

Salah satu sorotan utamanya? Oracle membangun AI dan machine learning langsung ke dalam database — tidak perlu ekspor data atau integrasi eksternal.

 

Mari kita kenali apa itu Oracle Database 21c, fitur barunya, dan cara menggunakannya.

 

 

🔹 Apa Itu Oracle Database 21c?

Oracle 21c adalah versi "innovation release" yang dirancang untuk:

  • Menguji fitur baru sebelum masuk ke LTS (seperti 23c)
  • Memberikan akses awal ke teknologi mutakhir
  • Mendukung workload modern: AI, JSON, graph, blockchain
 

💡 Catatan:
Oracle 21c tidak memiliki versi "Express Edition (XE)".
Tersedia sebagai edisi Enterprise, Standard, dan Autonomous Database di cloud.

 

 

🚀 Fitur Baru Utama di Oracle 21c

1. Native Machine Learning dengan AutoML & AI

Oracle 21c menyertakan Oracle Machine Learning (OML) langsung di dalam database. Tidak perlu Python eksternal — kamu bisa latih model langsung dengan SQL dan PL/SQL.

 

Fitur utama:

  • AutoML: Otomatis pilih algoritma terbaik (decision tree, SVM, clustering)
  • In-database scoring: Prediksi dilakukan di dalam database, bukan di aplikasi
  • OML4SQL & OML4Py: Akses ML via SQL atau Python
 

Contoh: Prediksi churn pelanggan

sql
 

-- Buat model otomatis
BEGIN
  DBMS_AUTOML.CREATE_MODEL(
    model_name => 'CHURN_MODEL',
    data_table => 'CUSTOMERS',
    target_column => 'CHURN'
  );
END;
/

-- Gunakan model untuk prediksi
SELECT customer_id,
       PREDICTION(CHURN_MODEL USING *) AS predicted_churn
FROM new_customers;

✅ Keuntungan:

  • Data tidak keluar dari database → lebih aman
  • Tidak perlu ETL ke sistem eksternal
  • Real-time scoring
 

 

2. JSON Relational Duality Views

Oracle 21c memperkenalkan Duality Views — sebuah revolusi yang memungkinkan satu objek dilihat sebagai tabel relasional DAN dokumen JSON sekaligus.

 

Contoh:

sql
 
-- Buat duality view
CREATE OR REPLACE JSON RELATIONAL DUALITY VIEW customer_view AS
SELECT JSON 
{
  _id : c.id,
  name : c.name,
  email : c.email,
  orders : 
    [ SELECT JSON 
      { 
        id : o.id, 
        total : o.total 
      } 
      FROM orders o WHERE o.customer_id = c.id
    ]
}
FROM customers c;

Sekarang kamu bisa:

  • Akses sebagai JSON: GET /customer_view/123
  • Akses sebagai tabel relasional: SELECT * FROM customer_view
 

💡 Sangat cocok untuk aplikasi modern (mobile, web) yang butuh fleksibilitas JSON + integritas relasional.

 

 

3. Blockchain Tables (Immutable Ledger)

Oracle 21c memperkuat blockchain tables — tabel yang tidak bisa diubah atau dihapus setelah data masuk.

 

Fitur:

  • Data otomatis diverifikasi dengan hash chain
  • Audit built-in
  • Cocok untuk: log keuangan, rekam medis, supply chain
 
sql
CREATE BLOCKCHAIN TABLE audit_log (
  event_time TIMESTAMP,
  user_id VARCHAR2(50),
  action VARCHAR2(100)
) NO DROP UNTIL 30 DAYS IDLE;

 

🔒 Data di tabel ini immutable — bahkan DBA tidak bisa menghapusnya.

 

 

4. Persistent Memory (PMEM) Support

Oracle 21c mendukung Intel Optane Persistent Memory, yang menggabungkan kecepatan RAM dan ketahanan disk.

 

Hasilnya:

  • Recovery database 10x lebih cepat
  • Write latency sangat rendah
  • Cocok untuk workload real-time
 

 

5. Native Graph Processing

Oracle 21c memperluas Property Graph dengan:

  • Query PGQL (graph query language)
  • Algoritma bawaan: PageRank, shortest path, community detection
  • Integrasi dengan machine learning
 

Contoh:

sql
 
SELECT * FROM GRAPH_TABLE ( customer_graph
  MATCH (a)-[r]->(b)
  WHERE a.id = 'user_123'
  COLUMNS (b.name, r.type)
);
 

 

🛠️ Cara Menggunakan Oracle 21c

✅ Opsi 1: Oracle Cloud (Gratis untuk Pemula)

  1. Daftar akun Oracle Cloud Free Tier
  2. Buat Autonomous Database (versi 21c tersedia)
  3. Akses via SQL Developer Web atau OML Notebooks
 

✅ Opsi 2: On-Premise (Enterprise License)

 

✅ Opsi 3: Docker (Development Only)

bash
docker pull container-registry.oracle.com/database/enterprise:21.3.0
docker run -d --name oracle21c -p 1521:1521 container-registry.oracle.com/database/enterprise:21.3.0

⚠️ Hanya untuk development — tidak untuk produksi tanpa lisensi.

 

 

🏁 Penutup: Oracle 21c = Database Masa Depan yang Sudah Ada

Oracle Database 21c bukan sekadar update kecil. Ia adalah lompatan besar menuju database modern yang:

  • Memahami data (via AI/ML)
  • Berbicara bahasa aplikasi modern (JSON, REST)
  • Menjamin integritas (blockchain, immutable log)
  • Memproses relasi kompleks (graph)
 

Bagi developer dan DBA, menguasai Oracle 21c berarti siap menghadapi arsitektur aplikasi 2025+.

 

Karena di masa depan, database bukan hanya tempat menyimpan data — tapi juga tempat menganalisis, memprediksi, dan melindungi.

Komentar

2
ZAP 09 Aug 2026 14:05
Zaproxy dolore alias impedit expedita quisquam.
ZAP 09 Aug 2026 14:05
Zaproxy dolore alias impedit expedita quisquam.

Tinggalkan Komentar