Hari-hari Kepo

Oracle Database 19c: Fitur Advanced yang Harus Dikuasai oleh DBA dan Developer Enterprise

06 Dec 2025 5 menit baca
Oracle Database 19c: Fitur Advanced yang Harus Dikuasai oleh DBA dan Developer Enterprise

Oracle Database 19c (rilis April 2019, Long-Term Support hingga 2027) adalah versi stabil terakhir dari Oracle Database 12.2 codebase, dan tetap menjadi pilihan utama perusahaan global untuk sistem mission-critical seperti perbankan, logistik, dan ERP.

 

Tapi Oracle 19c bukan sekadar “database lama”. Ia dipenuhi fitur enterprise-grade yang memungkinkan skalabilitas, keamanan, otomatisasi, dan kinerja tingkat lanjut.

 

Mari kita bahas 5 fitur advanced Oracle 19c yang harus kamu kuasai jika bekerja di lingkungan enterprise.

 

 

🔹 1. Automatic Indexing (AI) – Otomatisasi Tuning Query

Salah satu inovasi terbesar di Oracle 19c adalah Automatic Indexing, fitur yang menganalisis workload dan membuat/drop index secara otomatis berdasarkan pola query.

 

✅ Cara Kerja:

  • Oracle memantau SQL yang dijalankan
  • Jika mendeteksi pola yang bisa dipercepat dengan index, ia akan:
    • Buat index baru
    • Uji performa (dengan SQL Performance Analyzer)
    • Terapkan hanya jika ada peningkatan
    • Hapus index yang tidak berguna
 

🔧 Aktifkan:

sql
EXEC DBMS_AUTO_INDEX.CONFIGURE('AUTO_INDEX_MODE', 'IMPLEMENT');


💡 Cocok untuk aplikasi dengan query dinamis (misal: ERP, CRM) di mana tuning manual tidak realistis.

 

 

🔹 2. Real Application Clusters (RAC) dengan Flex ASM

Oracle RAC memungkinkan multiple node database berjalan sebagai satu sistem, memberikan high availability dan load balancing.

 

Di 19c, Flex ASM menyederhanakan arsitektur:

  • ASM (Automatic Storage Management) tidak lagi harus berjalan di setiap node
  • Cukup 3 instance ASM untuk cluster 10+ node
  • Lebih efisien dan mudah dikelola
 

🧠 Manfaat:

  • Zero downtime saat patching
  • Failover otomatis jika node mati
  • Skalabilitas horizontal tanpa ubah aplikasi
 

⚠️ Dibutuhkan lisensi Oracle Real Application Clusters (berbayar tinggi).

 

 

🔹 3. Data Guard Broker & Fast-Start Failover (FSFO)

Oracle Data Guard adalah solusi disaster recovery berbasis replikasi real-time.

 

Di 19c, Data Guard Broker memungkinkan manajemen melalui CLI atau GUI, sementara Fast-Start Failover (FSFO) mengotomatiskan switchover jika primary database gagal — dalam kurang dari 30 detik.

 

🔐 Fitur Keamanan Tambahan:

  • Redo transport encryption (AES)
  • Network compression untuk WAN
  • Far sync instance untuk zero data loss
 

💼 Digunakan oleh bank, BUMN, dan rumah sakit untuk memenuhi regulasi RTO/RPO.

 

 

🔹 4. In-Memory Column Store (IM Column Store)

Oracle 19c menyediakan dual-format storage:

  • Row format: untuk OLTP (transaksi harian)
  • Column format: untuk OLAP (analisis besar)
 

Dengan In-Memory Column Store, kamu bisa:

  • Jalankan query analitik 100x lebih cepat
  • Tanpa ETL ke data warehouse
  • Gunakan INMEMORY hint atau atur otomatis via policy
 

🔧 Contoh:

sql
 
ALTER TABLE sales INMEMORY;
SELECT region, SUM(revenue) FROM sales GROUP BY region;
 

💡 Sangat cocok untuk aplikasi hybrid OLTP + OLAP (HTAP).

 

 

🔹 5. Unified Auditing & Privilege Analysis

Keamanan jadi prioritas utama di era regulasi (GDPR, POJK, dll). Oracle 19c menyediakan:

 

Unified Auditing

  • Semua audit log disatukan dalam satu tabel (UNIFIED_AUDIT_TRAIL)
  • Performa tinggi (tidak membebani sistem)
  • Bisa kirim ke SIEM (Splunk, ELK)
 

Privilege Analysis

  • Analisis siapa yang benar-benar menggunakan hak akses
  • Bantu terapkan prinsip least privilege
 
sql
 
BEGIN
  DBMS_PRIVILEGE_CAPTURE.CREATE_CAPTURE(
    name        => 'app_priv_analysis',
    type        => DBMS_PRIVILEGE_CAPTURE.G_ROLE_AND_CONTEXT,
    condition   => 'SYS_CONTEXT(''USERENV'',''MODULE'') = ''HR_APP'''
  );
END;

🔒 Wajib di lingkungan yang tunduk pada audit eksternal.

 

 

🧪 Bonus: Automatic Diagnostic Repository (ADR) & ADRCI

Oracle 19c menggunakan ADR sebagai pusat log error, trace, dan incident. Dengan tool ADRCI, DBA bisa:

Command Fungsi Kegunaan nyata
show homes Daftar ADR home dalam sistem Jika ada banyak DB/Listener
set home <home> Pilih ADR home Wajib sebelum operasi lain
show base Tampilkan ADR base path Validasi ADR environment
show alert Buka alert log Diagnosa error realtime
show incident Daftar incident yg tercatat Mulai TROUBLESHOOT
show problem Daftar problem/issue grouping Melihat pola error


Command Fungsi
show trace Menampilkan daftar trace file
show tracefile details Info metadata trace
show incident -p "problem_key='ORA 4036'" Filter incident
ips show problems List problem dengan detail
ips show incidents -problem <problem_id> Incidents yg terkait problem tertentu
ips show files -incident <id> Trace file yang relevan


Command Fungsi
ips create package Manual build package
ips add incident <id> to package <pkg> Tambah incident ke package
ips pack incident <id> in '<path>' Auto buat package 1 incident → ZIP
ips pack problem <id> in '<path>' Auto buat package 1 problem full
ips generate package <pkg> in '<path>' Build package berdasarkan pkg id


Command Fungsi
show health Health check database dari ADR
show config Konfigurasi troubleshooting
help Referensi lengkap perintah
exit Ya, keluar. Tapi banyak admin panik lupa ini.

Command Kapan dipakai
show htconfig Debugging Health Monitor
hs err commands Debug error sistem OS+paging
ips show hanganalyze Investigasi session hang
ips show diag Diagnosa RADAM (rare crash)
ips show files -problem <id> Pola crash system-wide


Command Fungsi
purge Menghapus crash dump/trace lama
set control Atur retention policy
show control Lihat retention policy
show purge Preview yang akan dihapus

Contoh:

 
purge -age 168 -type incident

(168 jam = 7 hari)

Kalau kamu nggak manage ini, servermu akan pelan, storage jebol, dan kemudian semua orang nyalahin sebentar “kenapa DB lambat”.

 

 

🏁 Penutup: Oracle 19c = Enterprise Powerhouse

Oracle Database 19c bukan hanya “versi lama”. Ia adalah platform matang, stabil, dan penuh fitur canggih yang dirancang untuk:

  • Menangani beban kerja mission-critical
  • Memenuhi regulasi ketat
  • Mengurangi beban operasional via otomatisasi
  • Memberikan kinerja hybrid OLTP + analitik
 

Bagi DBA dan developer enterprise, menguasai fitur-fitur ini bukan pilihan — tapi keharusan.

 

Karena di dunia nyata, stabilitas dan keandalan lebih berharga daripada fitur terbaru.

Komentar

2
ZAP 09 Aug 2026 14:05
Zaproxy dolore alias impedit expedita quisquam.
ZAP 09 Aug 2026 14:05
Zaproxy dolore alias impedit expedita quisquam.

Tinggalkan Komentar