🛠️ Cara Install Oracle Database 19c di Red Hat Enterprise Linux 7 (RHEL 7)
Oracle Database adalah salah satu sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) paling populer di dunia, digunakan oleh banyak perusahaan besar. Di lingkungan produksi, Oracle sering diinstal pada OS berbasis Linux seperti RHEL (Red Hat Enterprise Linux). Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah demi langkah cara menginstal Oracle Database 19c di Red Hat Enterprise Linux 7 secara manual.
⚙️ Persyaratan Sistem
Sebelum memulai instalasi, pastikan server Anda memenuhi persyaratan minimal:
- Sistem Operasi : Red Hat Enterprise Linux 7.x
- RAM : Minimal 4 GB (disarankan 8 GB+)
- Swap Space : Minimal 4 GB
- Ruang Disk : Minimal 20 GB di direktori
/u01atau partisi lainnya - Processor : Dual Core ke atas
- User Privilege : Akses root atau sudo
🔧 Langkah 1: Tambahkan Repositori YUM
Pastikan repositori YUM aktif untuk update dan install paket tambahan:
👥 Langkah 2: Buat User dan Grup Oracle
Buat user dan grup khusus untuk Oracle:
📁 Langkah 3: Buat Direktori Instalasi
⚖️ Langkah 4: Konfigurasi Kernel Linux
Edit file konfigurasi kernel:
Tambahkan baris berikut:
Lalu terapkan pengaturan:
🧑💻 Langkah 5: Konfigurasi Limit Pengguna
Edit file limits:
Tambahkan:
📦 Langkah 6: Install Paket Dependencies
📥 Langkah 7: Download Oracle Database 19c
Download dari situs resmi Oracle:
🔗 https://www.oracle.com/database/technologies/oracle-database-software-downloads.html
Upload file ZIP (LINUX.X64_193000_db_home.zip) ke server, lalu ekstrak ke direktori home Oracle:
🧪 Langkah 8: Jalankan Installer
Masuk sebagai user oracle:
Ikuti wizard instalasi:
- Pilih Create and configure a database
- Pilih Server Class
- Atur password admin (SYS, SYSTEM)
- Review prasyarat dan lanjutkan jika semua OK
Jika tidak ada GUI, gunakan mode silent installation dengan script
.rsp.
🔄 Langkah 9: Jalankan Root Script Setelah Instalasi
Setelah installer selesai, buka terminal baru sebagai root dan jalankan:
✅ Langkah 10: Uji Koneksi Database
Jika berhasil masuk ke SQL prompt, maka instalasi sukses!
📌 Tips Tambahan
- Pastikan firewall dan SELinux dimatikan atau dikonfigurasi sesuai kebutuhan.
- Gunakan
systemctl disable firewallduntuk menonaktifkan firewall permanen. - Untuk otomatisasi startup, edit file
/etc/oratabdan ubahNmenjadiY.
🏁 Penutup
Dengan mengikuti panduan ini, kamu telah berhasil melakukan instalasi Oracle Database 19c di RHEL 7. Meskipun prosesnya cukup kompleks, namun sangat penting bagi DBA, DevOps Engineer, atau siapa pun yang ingin membangun infrastruktur database enterprise di lingkungan Linux.
Selamat mencoba dan semoga sukses dalam implementasi database-mu!
Komentar
2Tinggalkan Komentar